Save Para Guru!!! Selamatkan Kasus Ini Maka Tidak Akan Ada Kasus Yang Lain.

oleh

Save Para Guru!!! Selamatkan Kasus Ini Maka Tidak Akan Ada Kasus Yang Lain.

Save Para Guru!!! Selamatkan Kasus Ini Maka Tidak Akan Ada Kasus Yang Lain.
Source image: Facebook.com

Save Para Guru — Terjadi lagi kasus pelaporan seorang murid atas tuduhan kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru. Sebut saja namanya Bapak Muhammad Samhudi seorang guru Raden Rachmad Balongbendo, beliau dilaporkan atas tuduhan kekerasan kepada seorang muridnya.

Menurut kronologi yang diceritakan oleh beliau, pada waktu kejadian adalah waktu dimana murid-murid harus melakukan Sholat Dhuha, namun korban tidak melaksanakannya dan malah bermain ditepi sungai. Lantas kemudian sang guru menghampiri dan menasihati, namun tidak ada kata-kata bahwa beliau mencubit korban apalagi sampai lebam.

Save Para Guru!!! Selamatkan Kasus Ini Maka Tidak Akan Ada Kasus Yang Lain.

Source Image: Facebook.com

Menurut Sumber dari fajar.co.id peristiwa ini terjadi pada 3 februari yang lalu dan orang tua korban melaporkan hal ini ke kapolsek balongbendo pada 8 Februari. Sebenarnya sudah ada mediasi yang dilakukan oleh sang guru untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, namun pihak keluarga korban menolak dan ingin meneruskan ke jalur hukum.
Sungguh ironi memang, dahulu jika murid melakukan kesalahan dan mendapat hukuman disekolah maka sang murid tidak akan berani lapor kepada orang tua. Pasti jika Anda pernah mengalami demikian sudah tau apa yang akan dilakukan orang tua kepada Anda?? Namun tidak dijaman sekarang, seorang murid yang telah melakukan kesalahan dan mendapat hukuman oleh sang guru, malah dengan enjoy dan sangat lebay lapor kepada orang tua. Dan anehnya lagi jika orang tua mempunyai nama atau jabatan tinggi maka inilah yang akan terjadi. Sungguh Miriss!!!
Dan juga seharusnya sebagai orang tua kita bisa mengerti apa yang telah dilakukan oleh seorang guru. Tidaklah mungkin seorang guru dengan seenaknya akan menganiaya muridnya tanpa alasan yang pasti.
SHARE & SAVE PARA GURU!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *